Minggu, 23 April 2023
Mutiara bertabur kasih
memberi kabar bahagia dengan keceriaan..
sang Kucing kecil dengan sayup mata nan mata indah,,
tersenyum manja, mencintai tanpa pamrih,
mengajarkan dunia cinta kasih tanpa harus membalas..
.
.
Beranjak dewasa dengan kekebalan hati dan jiwa kesatria,
membusungkan bahu tegak berdiri dengan mudah meneteskan cinta..
tiada terhitung dunia cinta yang di beri,, dengan kepolosan airmata, ketika sang iduk singa mengaung bukan tanda ingin memangsa mengajarkan bagaimana cara bertahan hidup di dunia..
.
.
Dunia tipu2 kejam mengajarkan kepalsuan yang hanya mencari keelokan mata bukan ketulusan hati..
tiada bisa terukur hati namun hanya bisa terasa oleh sang penerima dan waktu..
.
.
Mulut terkunci,
Hati dan fikiran berkembang laksana bolah meriam membara, hirup pikuk keadaan semakin tak menentu, membuatku melepaskan segera mutiara kasih..
.
.
Kerendahan hati, Kekuatan iman yang hanya bisa di dapat akan mendapat kebenaran ia kembali kepada sang induk harimau yang sangat begitu mencintainya,,
,
,
Laksana Dunia begitu perih tak membiarkan untuk memilih,,
Status yang dimiliki dianggap aib, yang seharusnya setiap orang berhak memilih jalan nya sendiri tanpa harus memiliki tekanan yang dasyat, karena ini lah dunia sebenarnya..
Time's is love
Dear waktu yang terbuang untuk membahagian orang yang tak bisa menganggapnya nyata..
Aku adalah alat untuk bisa dilakukan semaunya,,
aku adalah api yang membakar nya,,
dan aku adalah dukanya yang membuatnya menangis,,
dan aku adalah kebencian dirinya untuk bisa meludahiku..
>>>
>>>>
>>>>>>
Jika orang yang kucinta kulepas itu karena waktu yang membuatku melepaskan,,
jika waktu bisa memaafkan biarkan aku bisa bahagia dengan apa yang ku mau,, bukan
yang mereka inginkan atas hidupku yang tiada arti..
aku bukan api yang terus melahap santappannya didepan,,
aku manusia yang begitu rapuh, bahkan aku adalah manusia terbodoh yang ingin membagiakan namun hati tak mampuh membagiakan dirinya sendiri..
,,
,,,,
,,,,,
aku kembali dengan perjuangan yang sangat melelahkan,,
kan ku raih kebagiaan tua dengan sisa waktu untuk memaafkanku,,
tanpa dendam hanya sepercih kebahagiaan yang akan ku temui..
dengan bissmillah niat baik Tuhan selalu merestui..
Belunggu Membara
Hatiku terperangkap dalam sangkar yang belum bisa ku hancurkan..
Rasa membenci mengharkan rasa sayangku,,
namun rasa itu kan ku bawa pergi dengan tetesan berjuta duka yang terasa..
Mungkin itu bukan lagi air mata,
namun itu pun bukan dendam,,
karena darahmu ada padaku..
>>
>>>
>>>>
Jangan jadikan aku seperti orang Asing sehingga sikap lembutku jatuh untuk menjauhimu..
Begitu besar Rasa sayaang ku yang tak pernah benar dan terasa olehmu..
Aku pergi bukan untuk menjauhimu,,
Namun kepergianku adalah yang terbaik untukmu bisa bahagia,,
,
,,
,,,
Rasa luka dan duka yang tak memiliki pembelaan bahkan menjadi keset atas kakipun aku tak mampu meraihnya, aku menyerah untuk mendapat pelukan dan kecupan yang hangat darimu,,
karena perjalanan waktu selalu mengajarkan kita tidak bisa merubah seseorang selain seseorang itu merubahnya sendiri,,
,,
,,,
,,,,,
selamat tinggal,,
jangan pernah anggap ku tidak mencintaimu, bahkan jiwa ragaku kuserahkan untukmu namun tiada kau merasakannya,, karena aku hanya pecundang dihadapanmu, jadi biarkan pecundang yang menginginkan pelukan dan kecupan mu ini pergi,,
agar kau bahagia...
aku begitu mencintaimu,, 💔💔💓💓💓💓🐜
Senin, 30 Desember 2019
Cerita SB (Sahabat Bakti)
Mata ir dikala ia muncur di tempat kotor pun ia takkan terleihat jenir..
Tangis seorang anak yang tiada orang tua lebih jernis dari pada sebuah tetesan air hujan yang membasahi bumi..
Sikecil menangis tanpa haruss mengeluarkan air mata yang harus ia teteskan..
Jangan paksa ia menangis karena dukanya mungkin takkan pernah habis sepanjang jalan kehidupannya bahkan melihat adik2nya yang menangis tanpa harus ia ketahui apa yang sebaiknya ia lakukan,,
..
Sikecil menangis dengan isak tangis yang lebih gemuluh dari nya 2 anak yang lebih kecil berharap kasih sayang sempurna,, apakah ada yang akan menggapai mereka memeluk ketika dingin menerpa, menaungi ketika rintisan hujan membasahi, dan meniup matanya untuk ia tersenyum manja..
Dari Abu Hurairah radhiallahu ’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
السَّاعِي عَلَى الأَرْمَلَةِ وَالمِسْكِينِ، كَالْمُجَاهِدِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، أَوِ القَائِمِ اللَّيْلَ الصَّائِمِ النَّهَارَ
“Orang yang bekerja agar bisa memberi sebagian nafkah kepada janda, dan orang miskin, sebagaimana orang yang berjihad di jalan Allah, atau seperti orang yang tahajud di malam hari, puasa di siang hari.“ (HR. Bukhari 5353 dan Muslim 2982).
5 malaikat kecil dengan 1 Peri yang akan membimbing dan memberi kekuatan untuk hidup,,
jangan lah bersedih dengan berjuta kesedihan, selain dengan bersyukur dengan apa yang Allah beri untukku dan Untukmu..
Minggu, 03 Maret 2019
Pesan umah n abah
Si buah hatiku..
Pelukis senyum diantara umah dan abah..
Ya bunnaya Malaikat kecil ku sebutan abah ..
Jika umah dan abah berselisih faham peluk umah dan abah..
Ingatkan umah n abah bahwa engkau begitu mencintai n menyayangi umah n abah..
Jika umah n abah saling membela diri ingatkan bahwa umah n abah saling menyayangi..
Ya bunnaya kesayangan umah n abah..
Lekas besat berlari n memeluk kami dgn sayangan..
Kelak ketika engkau dewasa umah n abah yang akan engkau rawat..
Kelak bila umah duluan tiada meninggalkanmu kokohlah dgn kedua kakimu ummah hanya dapat menitipkanmu pada Allah yang akan selalu akan menemani setiap langkahmu.. Dan ketika itu abahmu tua tubuhnya akan lemah pendengarannya akan berkurang giginya akan rontok penglihatannya berkurang dan kulitnya akan keriput..
Ya bunnaya umah titip abah rawat ia lebih baik dr pda umah merawatnya sayangi abahmu smpai akhir hayatnya sperti abah merawatmu n menjaga umah.
Sayangi adik2 mu..
Jaga saudara perempuan n istri mu..
Seperti abah menjaga umah..
Jika engkau telah memiliki istri maka proritas mu adalah istri n anakmu..
N jangan lupa tanggung jwbmu sebagai saudara laki2 yang melindungi n membela saudara perempuanmu.
N sayangi istrimu seperti abah menyayangi umah jangan kau buat ia kecewa apalagi menangis karena ketika engkau menikah doa istrimu yang lebih baik untuk setiap langkahmu.
Sejelek apapun umah n abah adalah orang tuamu nak..
Marah kami adalah kasih sayang yg bukan ingin menyelakan mu nak..
Carilah istri seperti abah mendapatkan umah
Ingatkan adik perempuanmu carilah suami seperti umah mendapatkan abah.
N hiduplah yang lebih baik dari pada umah n abah..
Pakaianku
Memilih pasangan itu seperti kita memilih baju di pilih dan dipakai
Rumah tangga itu seperti kita memakai baju kadang kita salah n tidak pantas memakai pakaian tersebut
Suami istri itu seperti pakaian aku tubuhnya kau pakaiannya aku memiliki aib dan kau menutupinya begitu pula sebaliknya.
Ketika dua insan menikah pupuslah batas antara mereka dan menjadi kita.
Ketika kita telah memilih pakaian n salah menempatkan kpn n dmn pakaian otu harusnya digunakan yang menilai n mengingatkan adalah pendamping hidup kita suami/Istri
Karena pakaian seorang suami adalah istri n pakaian istri adalah suami.
Kesalahanmu adalah kesalahanku
Aib mu adalah aibku
Doamu adalah kekuatanku..
Pasanganku adalah kepanjangan tangan Allah untuk memperbaiki diriku
Pasanganku adalah ladang ibadahku
Pasanganku peluang surga untukku
Jumat, 15 Februari 2019
Mu husband
Bila ada kekuatan yang sangat kuat selain cinta kita
Adalah cinta Allah pada hambanya.
Kutulis dalam niat ini
Merubah haluan tujuan ini
Yang mampu menguatkan n memperkokoknya ialah
Allah tujuan nya.
Malu diri ditelanjangi seperti ini
Malu diri ini selalu dipersalahkan
Dan bekerja diawasi melebihi seperti pembantu..
Marah. .
Kecewa..
Agamanya yg dimiliki..
Pendidikan yang digenggam dengan rasa hormat. .
Dihempaskan seperti dengunguan domba...
Namun saya ingat ketika Nabi musa menyerah untk mengadapi umatnya Allah memerintahkan ikanan nun untuk memakan nabi musa dan musa pun berfikir dan lembali berjuang mmperjuangkan agamanya..
Iya.. Jika Allah lah yang menakdirkan pulang krn maka disaat itu pun akan pulang.
Namun jika Allah belum menakdirkannya saya akan selalu ada menjadi jembatan hijrahmu.. Menuntun mu..
Meski diri sudah ditelanjangi dan dihina ataupun difitnah saya hanya akan mendengar dan tersenyum .
Nabi muhammad ketika berdakwa di setiap langkahnya di hina oleh pamannya abu lahab ttp sabar..
Karena menghadapi mu mendekatkan ku pada rabb ku.. Dan merubah tujuanku..
Ocehan mu akan dirubaah menjadi melodi cinta
Amarah mu akan dirubah oleh penglihatanku surga
Ludahannya akan tergambar air yang mengalir..
Aib2 yang mestinya semoga menjadi amal ibadah. Menuju surga..
Bissmillah..
Kamis, 08 November 2018
Dia
Dia terhebat
Kasih sepanjang hayat
Maaf tiada tara
Peluk hangat yg di damba
Oh...
Mamah..
Malaikat tak bersayap yang selalu trgoreskan luka..
Oh...
Mamah...
Kasihku.. Belahan hidupku..
Cinta dan maaf tiada tara untk anak mu..
Doa sepanjang hembus nafasmu..
Pengorbanan trhebat selalu kau beri tanpa pamrih..
Mamah..
Kelak kau akan di jannah ilahi Rabi
Penghuni cercantik didalamnya..
Oh mamah..
Aku rindu... Jgn pernah lepas kan aku dalam hangat kasih sygmu..
Oh mamah.. Pelukmu, ciummu waktu yg hilang tanpamu aku harap dlm sela sela waktu yg hilang.
I miss u mamamh..
Jumat, 02 November 2018
Pojok Cahaya
Sabtu, 06 Januari 2018
Mutiara segumpal darah
Senin, 12 Juni 2017
Mencintaimu dengan Hormat
Sabtu, 03 Desember 2016
Kisah Rasulullah SAW sebelum meninggal
Tp gk pernah bosan dan selalu disertai kesedihan dan air mata
Kisah ini terjadi pada diri Rasulullah SAW sebelum meninggal._*
Rasulullah SAW telah jatuh sakit agak lama, sehingga kondisi. beliau sangat lemah.
Pada suatu hari Rasulullah SAW meminta Bilal memanggil semua sahabat datang ke Masjid. Tidak lama kemudian, penuhlah Masjid dengan para sahabat. Semuanya merasa rindu setelah agak lama tidak mendapat taushiyah dari Rasulullah SAW.
Beliau duduk dengan lemah di atas mimbar. Wajahnya terlihat pucat, menahan sakit yang tengah dideritanya.
Kemudian Rasulullah SAW bersabda: "Wahai sahabat2 ku semua. Aku ingin bertanya, apakah telah aku sampaikan semua kepadamu, bahwa sesungguhnya Allah SWT itu adalah satu2nya Tuhan yang layak di sembah?"
Semua sahabat menjawab dengan suara bersemangat, " Benar wahai Rasulullah, Engkau telah sampaikan kepada kami bahwa sesungguhnya Allah SWT adalah satu2nya Tuhan yang layak disembah."
Kemudian Rasulullah SAW bersabda:
"Persaksikanlah ya Allah. Sesungguhnya aku telah menyampaikan amanah ini kepada mereka."
Kemudian Rasulullah bersabda lagi, dan setiap apa yang Rasulullah sabdakan selalu dibenarkan oleh para sahabat.
Akhirnya sampailah kepada satu pertanyaan yang menjadikan para sahabat sedih dan terharu.
Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya, aku akan pergi menemui Allah. Dan sebelum aku pergi, aku ingin menyelesaikan segala urusan dengan manusia. Maka aku ingin bertanya kepada kalian semua. Adakah aku berhutang kepada kalian? Aku ingin menyelesaikan hutang tersebut. Karena aku tidak mau bertemu dengan Allah dalam keadaan berhutang dengan manusia."
Ketika itu semua sahabat diam, dan dalam hati masing2 berkata "Mana ada Rasullullah SAW berhutang dengan kita? Kamilah yang banyak berhutang kepada Rasulullah".
Rasulullah SAW mengulangi pertanyaan itu sebanyak 3 kali.
Tiba2 bangun seorang lelaki yang bernama *UKASYAH,* seorang sahabat *mantan preman* sebelum masuk Islam, dia berkata:
"Ya Rasulullah! Aku ingin sampaikan masalah ini. Seandainya ini dianggap hutang, maka aku minta engkau selesaikan. Seandainya bukan hutang, maka tidak perlulah engkau berbuat apa-apa".
Rasulullah SAW berkata: "Sampaikanlah wahai Ukasyah".
Maka Ukasyah pun mulai bercerita:
"Aku masih ingat ketika perang Uhud dulu, satu ketika engkau menunggang kuda, lalu engkau pukulkan cambuk ke belakang kuda. Tetapi cambuk tersebut tidak kena pada belakang kuda, tapi justru terkena pada dadaku, karena ketika itu aku berdiri di belakang kuda yang engkau tunggangi wahai Rasulullah".
Mendengar itu, Rasulullah SAW berkata: "Sesungguhnya itu adalah hutang wahai Ukasyah. Kalau dulu aku pukul engkau, maka hari ini aku akan terima hal yang sama."
Dengan suara yang agak tinggi, Ukasyah berkata: "Kalau begitu aku ingin segera melakukannya wahai Rasulullah."
Ukasyah seakan-akan tidak merasa bersalah mengatakan demikian.
Sedangkan ketika itu sebagian sahabat berteriak marah pada Ukasyah. "Sungguh engkau tidak berperasaan Ukasyah, bukankah Baginda sedang sakit..!?"
Ukasyah tidak menghiraukan semua itu. Rasulullah SAW meminta Bilal mengambil cambuk di rumah anaknya Fatimah.
Bilal meminta cambuk itu dari Fatimah, kemudian Fatimah bertanya: "Untuk apa Rasulullah meminta cambuk ini wahai Bilal?"
Bilal menjawab dengan nada sedih: "Cambuk ini akan digunakan Ukasyah untuk memukul Rasulullah"
Terperanjat dan menangis Fatimah seraya berkata:
"Kenapa Ukasyah hendak pukul ayahku Rasulullah? Ayahku sedang sakit, kalau mau mukul, pukullah aku anaknya".
Bilal menjawab: "Sesungguhnya ini adalah urusan antara mereka berdua".
Bilal membawa cambuk tersebut ke Masjid lalu diberikan kepada Ukasyah.
Setelah mengambil cambuk, Ukasyah menuju ke hadapan Rasulullah.
Tiba2 Abu bakar berdiri menghalangi Ukasyah sambil
berkata: "Ukasyah..! kalau kamu hendak memukul, pukullah aku. Aku orang yang pertama beriman dengan apa yang Rasulullah SAW sampaikan. Akulah sahabatnya di kala suka dan duka. Kalau engkau hendak memukul, maka pukullah aku".
Rasulullah SAW: "Duduklah wahai Abu Bakar. Ini urusan antara aku dengan Ukasyah".
Ukasyah menuju kehadapan Rasulullah. Kemudian Umar berdiri menghalangi Ukasyah sambil berkata:
"Ukasyah..! kalau engkau mau mukul, pukullah aku. Dulu memang aku tidak suka mendengar nama Muhammad, bahkan aku pernah berniat untuk menyakitinya, itu dulu. Sekarang tidak boleh ada seorangpun yang boleh menyakiti Rasulullah Muhammad. Kalau engkau berani menyakiti Rasulullah, maka langkahi dulu mayatku..!."
Lalu dijawab oleh Rasulullah SAW:
"Duduklah wahai Umar. Ini urusan antara aku dengan Ukasyah".
Ukasyah menuju ke hadapan Rasulullah, tiba2 berdiri Ali bin Abu Talib sepupu sekaligus menantu Rasulullah SAW.
Dia menghalangi Ukasyah sambil berkata: "Ukasyah, pukullah aku saja. Darah yang sama mengalir pada tubuhku ini wahai Ukasyah".
Lalu dijawab oleh Rasulullah SAW:
"Duduklah wahai Ali, ini urusan antara aku dengan Ukasyah" .
Ukasyah semakin dekat dengan Rasulullah. Tiba2 tanpa disangka, bangkitlah kedua cucu kesayangan Rasulullah SAW yaitu Hasan dan Husen.
Mereka berdua memegangi tangan Ukasyah sambil memohon. "Wahai Paman, pukullah kami Paman. Kakek kami sedang sakit, pukullah kami saja wahai Paman. Sesungguhnya kami ini cucu kesayangan Rasulullah, dengan memukul kami sesungguhnya itu sama dengan menyakiti kakek kami, wahai Paman."
Lalu Rasulullah SAW berkata: "Wahai cucu2 kesayanganku duduklah kalian. Ini urusan Kakek dengan Paman Ukasyah".
Begitu sampai di tangga mimbar, dengan lantang Ukasyah berkata:
"Bagaimana aku mau memukul engkau ya Rasulullah. Engkau duduk di atas dan aku di bawah. Kalau engkau mau aku pukul, maka turunlah ke bawah sini."
Rasulullah SAW memang manusia terbaik. Kekasih Allah itu meminta beberapa sahabat memapahnya ke bawah. Rasulullah didudukkan pada sebuah kursi, lalu dengan suara tegas Ukasyah berkata lagi:
"Dulu waktu engkau memukul aku, aku tidak memakai baju, Ya Rasulullah"
Para sahabat sangat geram mendengar perkataan Ukasyah.
Tanpa berlama2 dalam keadaan lemah, Rasulullah membuka bajunya. Kemudian terlihatlah tubuh Rasulullah yang sangat indah, sedang beberapa batu terikat di perut Rasulullah pertanda Rasulullah sedang menahan lapar.
Kemudian Rasulullah SAW berkata:
"Wahai Ukasyah, segeralah dan janganlah kamu berlebih2an. Nanti Allah akan murka padamu."
Ukasyah langsung menghambur menuju Rasulullah SAW, cambuk di tangannya ia buang jauh2, kemudian ia peluk tubuh Rasulullah SAW seerat-eratnya. Sambil menangis sejadi2nya,
Ukasyah berkata:
"Ya Rasulullah, ampuni aku, maafkan aku, mana ada manusia yang sanggup menyakiti engkau ya Rasulullah. Sengaja aku melakukannya agar aku dapat merapatkan tubuhku dengan tubuhmu.
Seumur hidupku aku bercita2 dapat memelukmu. Karena sesungguhnya aku tahu bahwa tubuhmu tidak akan dimakan oleh api neraka.
Dan sungguh aku takut dengan api neraka. Maafkan aku ya Rasulullah..."
Rasulullah SAW dengan senyum berkata:
"Wahai sahabat2ku semua, kalau kalian ingin melihat ahli Surga, maka lihatlah Ukasyah..!"
Semua sahabat meneteskan air mata. Kemudian para sahabat
bergantian memeluk Rasulullah SAW.
Meski sudah sering membaca dan mendengar kisah ini berulang-ulang, tetap saja kita menangis.
Semoga tetesan air mata ini membuktikan kecintaan kita kepada kekasih Allah.
Sabtu, 13 Agustus 2016
Dosa-Dosa Khas Wanita
Dikutip dari Akhmad Khotib
1.Syirik
2.Murtad
3.Berpergian tanpa izin suami
4.Berpergian tanpa Mahram
5.Mencukur alis dan bertato
6.Menyerupai Laki-Laki
7.Berdandan Menor
8.Berpakaian tapi telanjang
9.Berpakaian berlebihan
10.Tidak menutup aurat
11.Menyemir rambut dengan warna hitam
12.Meratap dan meraung-raung
13.Tidak menzakati perhiasan
14.Menolak ajakan suami
15.Mengumbar rahasia persetubuhan
16.Bersetubuh dihadapan orang lain
17.Bersetubuh saat haid
18.Bersetubuh pada siang puasa
19.Bersetubuh saat melakukan ibadah haji
20.Masturbasi
21.Oral Seks
22.Anal Seks
23.Lesbian
24.Zina
25.Selingkuh
26.Poliandri
27.Durhaka kepada orang tua/Mertua
28.Jelek perangai kepada saudara
29.Jelek perangai kepada suami
30.Memperlakukan suami dengan buruk
31.Menyakiti hati suami dengan lidas
32.Menjelek-jelekkan suami
33.Berprasangka Buruk kepada suami
34.Berdandan untuk selain suami
35.Durhaka pada suami
36.Nusyuz (pengingkaran dan perlawanan)
37.Memasak makanan haram
38.Tidak memedulikan najis
39.Membunuh suami sendiri
40.Mendorong suami untuk korupsi
41.Memanfaatkan kelemahan suami untuk menghancurkan
42.Tidak adil diantara anak
43.Berlaku kasar kepada anak
44.Menelantarkan anak
45.Tidak mendidik anak dengan baik
46.Memaksa anak berbuat dosa
47.Melaknak anak shalih
48.Tidak belajar ilmu tentang haid
49.Mengugurkan kandungan(aborsi)
50.Membatalkan pernikahan karena kepergian suami
51.Permintaan talak tanpa sebab yang diperbolehkan
52.Miskin rasa malu
53.Memandang dengan penuh nafsu pada lelaki lain
54.Berkhalwat dengan lelaki tanpa mahram
55.Mengadu domba
56.Ngerumpi
57.Menggunjing (Ghibah)
58.Memfitnah
59.Buruk kata dan ucapan
60.Kikir
61.Berlagak sok wanita shalihah
Sumber;
Khotib,Ahmad, 2016, dosa-dosa khas wanita yang paling dimurkai Allah, Yogyakarta, Safira, Hal.14-226
Games Uji Nyali Sedekah
GAMES
UJI NYALI SEDEKAH;
Ketika ada dimasjid dihadapan kita ada kotak jurusan surga (kotak amal) atau saat kita d mall, didepan kita duduk seseorang Petugas bank Allah (peminta-minta), maka cobalah ambil sejunlah uang dari dompet dan langsung masukan kekotak amal atau pemia-minta yang ada dihadapan anda
Aturan Main;
😊 Sebelum melakuan permainan ini, maka tidak diperbolehkan mengatur uang yang ada di dompet anda, tidak boleh mengurutkan uang anda atau menseleksi uang anda, Masukan sejumlah uang yang anda miliki dari yang terkecil sampai terbesar apa adanya;
😉Jangan memilih berapa yang akan anda ambil dari dompet anda;
😀Jangan melihat berapa uang yang akan anda ambil dari dompet anda;
😃Anda harus langsung memberikan tanpa harus menimbang-nimbang lagi;
😄Anda boleh melihat uang yang anda sedekahkan itu ketika uang sudah 80% masuk dalam kotak atau uang itu sudah digenggam oleh si peminta-minta;
😆Anda tidak diperkenankan meminta kembalian dari jumlah uang yang anda berikan;
Catatan;
-Jika uang yang anda sedekahkan itu sebanyak Rp.10.000 ribu merasa tenang -tenang saja, maka anda lanjutkan untuk mengulangi permainan ini kembali pada hari atau minggu berikutnya.
Untuk melanjutkannya maka didompet anda tidak boleh ada uang Rp.10.000,- kebawah. Uang yang ada didompet anda harus Rp.20.000,- keatas.
Lakukan lagi permainan ini dengan cara yang sama sbgmana cara pertama
Jika pada permainan ledua anda memasukan uang Rp.20.000,- dan hati anda tetap tenang maka pada permainan berikutnya anda harus mengatur sedekah anda harus lebih dari Rp.20.000,-
Uji nyali ini dilakukan terus menerus sampai pada anda merasa berat.
Misal Rp.50.000 sehingga saat makan, sholat dan tidur pun menjadi tidak tenang maka berhentikan karena secara sederhana sudah diketahui tingkat keikhlasan anda bersedekah 😊
Dari permainan ini dapat diukur batas tertinggi nominal sedekah yang kita merasa tenang-tenang saja (ikhlas)
Dan kalau dimasukan kedalam rumus matematika maka jumlah uang itu akan dikalikan 700×lipat sehingga jika kita merasa ikhlas dgn jmlah sedekah Rp.50.000 dpt dikatakan batas rezeki kita yang disediakan Allah 5.000x700=35.000.000 itupah jaminan rezeki yang sewaktu2 dapat dicairkan di Brankas Allah"😊
Sumber;
Soltoni,Ahmad, 2007, Sang Maha-Segalanya Mencintai, Salatiga, Stain Salatiga Press, Hal.126-128
Selasa, 09 Agustus 2016
Untukmu kekasihku
Senin, 08 Agustus 2016
Menjemput Hidayahku
Suatu ketika kau akan melihatku mengulurkan hijabku, dan suatu kali pula kamu melihat bajuku yang tdk longgar. Tolong jgn salahkan jilbabku, jgn salahkan bajuku yg tdk sesuai, jgn salahkan agamaku, jgn salahkan status muslimahku itu adalah murni salah diriku. Bukan apa yg menempel padaku.
Setiap kali aku memakai baju yg tak sesuai,seringkali itu karena aku merasa percaya kepada diriku n tak menyerahkan diri sepenuhnya kepadaNya. Atau krn akal fikirku yg labil n kelabu
Suatu kali kau akan mendengar byk nasehat terurai dr mulutku. Dengan yakin aku mengatakannya. Tp kali lain, kau melihatku juga melanggarnya. Tolong jgn salahkan nasehat yg pernah terucap. Jgn bandingkan dgn sikapku yang tak sesuai.
Aku manusia biasa. Sangat biasa. Tdk istimewa. Tp sangat ku syukuri bagaimana aku di ciptakan dan itu pula yang membuatku malu. Betapa aku diciptakan sebaik ini, namun malah masih mengotori kesempurnaan yg sudah diberikanNya.
Setiap kali kau melihatku dgn gamis n jilbab yg terulur. Itu bukan karena aku alim. Itu krn aku merasa nyaman dengan itu. Atau krn aku merasa memang seharusnya begitu. Atau juga kadang aku merasa malu. Ya malu.
Kala aku banyak menasehati. Itu bukan krn aku benar dan tak pernah melakukannya. Percayalah. Aku hanyalah seorang pendosa. Sprti manusia lainnya. entah bagaimana jika Allah tak menutupi aib-aibku. Kala aku menasehati itu karena mungkin aku sudah merasakan n melakukannya sehingga aku tak mau juga terjadi atau dilakukan oleh org2 dekatku. Itu saja.
Maafkan aku dgn ketidak sempurnaanku, tp inshaAllah semoga perbaikanku berjalan terus..
Maafkan lisanku yg masih sering melukai banyak hati, n telingaku yg tak mendengar banyak nasehat,
Jika ada yg salah padaku, tolong, ingatkan aku, ingatkan aku pelan-pelan...
Syukron
Sabtu, 28 November 2015
Sekeping Perjalanan Cinta
Sekeping Perjalanan Cinta
Kamis, 19 Juni 2014
Demi Rakyat
Jumat, 18 April 2014
Kenali Lebih Dekat
Prof. Dr. Mohammad Mahfud M.D., S.H., S.U. Letnan Jenderal (Purn)
Prabowo Subianto Djojohadikusumo, Ir. H. Joko Widodo
Kepangkatan
• Letnan Dua, 1968
• Letnan Satu, 1971
• Kapten, 1973
• Mayor, 1979
• Letnan Kolonel, 1982
• Kolonel, 1989
• Brigadir Jenderal, 1993
• Mayor Jenderal, 1994
• Letnan Jenderal, 1996
• Jenderal, 1997
Tanda Jasa/ Penghargaan
• Bintang Mahaputra Adipradana
• Bintang Dharma
• Bintang Yudha Dharma Putra
• Bintang Kartika Eka Paksi Utama
• Bintang Jalasena Utama
• Bintang Swa Buana Paksa Utama
• Bintang Bhayangkara Utama
• Bintang Yudha Dharma Naraya
• Bintang Kartika Eka Paksi Pratama
• Bintang Veteran Timur Tengah
• Bintang Kehormatan dari Spanyol
• Bintang Kehormatan dari Australia
• Bintang Kehormatan dari Belanda
• Bintang Pingat Jasa Gemilang Singapura
• Bintang Kehormatan Darjah Paduka Keberanian Laila Terbilang (DPKT) dari Brunai Darussalam
• Bintang Darjah Panglima Mangku Negara (PMN) dari Pemerintah Malaysia
• Bintang Kesetiaan XXIV Tahun
• Bintang Penegak G-30-S/PKI
• Bintang Seroja
• Bintang Wirakarya
• Bintang Dwija Sistha
• Manggala/Wirakarya Kencana.
Mahfud tercatat sebagai dosen tetap Fakultas Hukum UII pertama yang meraih derajat Doktor pada tahun 1993. Dia meloncat mendahului bekas dosen dan senior-seniornya di UII, bahkan tidak sedikit dari bekas dosen dan senior-seniornya yang kemudian menjadi mahasiswa atau dibimbingnya dalam menempuh pendidikan pascasarjana.
Adapun penghargaan yang di dapati oleh jokowi;
No
|
Penghargaan dari
|
Kategori / Nama Penghargaan
|
1
|
Presiden Republik Indonesia
|
Bintang Jasa Utama
|
2
|
Presiden Republik Indonesia
|
Piala Citra Bhakti Abdi
Negara 2008, 2009 dan 2010
|
3
|
Dompet Dhuafa
|
Agent of change Kemandirian
|
4
|
RMOL
|
Democracy Award: Manusia
Bintang
|
5
|
Men's Obsession
|
Decade Award: Rising Leader
|
6
|
Kemkominfo
|
e-government
|
7
|
Kemenpera
|
Adiupaya Puritama
|
8
|
Delgosea
|
Best City Award
|
9
|
Bank Indonesia
|
Pengendali inflasi
|
10
|
Kementrian PU
|
Tata ruang terbaik kedua
se-Indonesia
|
11
|
Fortune
|
Top 50 Leaders
|
12
|
Penghargaan Indeks
Pembangunan Ketenagakerjaan (IPK)
|
|
13
|
Meutia Hatta
|
Bung Hatta Anti Corruption
Award
|
14
|
Komisi Pemberantasan Korupsi
|
Anti Gratifikasi
|
15
|
UNICEF
|
Program Perlindungan Anak
|
16
|
The City Mayors Foundation
|
Walikota No 3 Terbaik Dunia
|
17
|
Majalah Marketing dan Frontier Consulting Group
|
Social Media Award
|
18
|
Tempo
|
10 Tokoh Pilihan 2008
|
18
|
Lembaga Pemilih Indonesia
|
Tokoh Pluralis 2013
|
19
|
Anugerah Seputar Indonesia
|
Tokoh Seputar Indonesia 2013
|
20
|
Soegeng Soerjadi
|
Good Governance Award
|