Minggu, 03 Maret 2019

Pesan umah n abah

Si buah hatiku..
Pelukis senyum diantara umah dan abah..
Ya bunnaya Malaikat kecil ku sebutan abah ..

Jika umah dan abah berselisih faham peluk umah dan abah..
Ingatkan umah n abah bahwa engkau begitu mencintai n menyayangi umah n abah..
Jika umah n abah saling membela diri ingatkan bahwa umah n abah saling menyayangi..

Ya bunnaya kesayangan umah n abah..
Lekas besat berlari n memeluk kami dgn sayangan..
Kelak ketika engkau dewasa umah n abah yang akan engkau rawat..
Kelak bila umah duluan tiada meninggalkanmu kokohlah dgn kedua kakimu ummah hanya dapat menitipkanmu pada Allah yang akan selalu akan menemani setiap langkahmu..  Dan ketika itu abahmu tua tubuhnya akan lemah pendengarannya akan berkurang giginya akan rontok penglihatannya berkurang dan kulitnya akan keriput.. 
Ya bunnaya umah titip abah rawat ia lebih baik dr pda umah merawatnya sayangi abahmu smpai akhir hayatnya sperti abah merawatmu n menjaga umah.
Sayangi adik2 mu.. 
Jaga saudara perempuan  n istri mu..
Seperti abah menjaga umah..
Jika engkau telah memiliki istri maka proritas mu adalah istri n anakmu..
N jangan lupa tanggung jwbmu sebagai saudara laki2 yang melindungi n membela saudara perempuanmu.
N sayangi istrimu seperti abah menyayangi umah jangan kau buat ia kecewa apalagi menangis karena ketika engkau menikah doa istrimu yang lebih baik untuk setiap langkahmu.

Sejelek apapun umah n abah adalah orang tuamu nak..
Marah kami adalah kasih sayang yg bukan ingin menyelakan mu nak..

Carilah istri seperti abah mendapatkan umah
Ingatkan adik perempuanmu carilah suami seperti umah mendapatkan abah.
N hiduplah yang lebih baik dari pada umah n abah..

Pakaianku

Memilih pasangan itu seperti kita memilih baju di pilih dan dipakai
Rumah tangga itu seperti kita memakai baju kadang kita salah n tidak pantas memakai pakaian tersebut
Suami istri itu seperti pakaian aku tubuhnya kau pakaiannya aku memiliki aib dan kau menutupinya begitu pula sebaliknya.
Ketika dua insan menikah pupuslah batas antara mereka dan menjadi kita.
Ketika kita telah memilih pakaian n salah menempatkan kpn n dmn pakaian otu harusnya digunakan yang menilai n mengingatkan adalah pendamping hidup kita suami/Istri
Karena pakaian seorang suami adalah istri n pakaian istri adalah suami.
Kesalahanmu adalah kesalahanku
Aib mu adalah aibku
Doamu adalah kekuatanku..
Pasanganku adalah kepanjangan tangan Allah untuk memperbaiki diriku
Pasanganku adalah ladang ibadahku
Pasanganku peluang surga untukku

Jumat, 15 Februari 2019

Mu husband

Bila ada kekuatan yang sangat kuat selain cinta kita
Adalah cinta Allah pada hambanya.
Kutulis dalam niat ini
Merubah haluan tujuan ini
Yang mampu menguatkan n memperkokoknya ialah
Allah tujuan nya.
Malu diri ditelanjangi seperti ini
Malu diri ini selalu dipersalahkan
Dan bekerja diawasi melebihi seperti pembantu..
Marah. .
Kecewa..
Agamanya yg dimiliki..
Pendidikan yang digenggam dengan rasa hormat. .
Dihempaskan seperti dengunguan domba...
Namun saya ingat ketika Nabi musa menyerah untk mengadapi umatnya Allah memerintahkan ikanan nun untuk memakan nabi musa dan musa pun berfikir dan lembali berjuang mmperjuangkan agamanya.. 
Iya..  Jika Allah lah yang menakdirkan pulang  krn  maka disaat itu pun akan pulang.
Namun jika Allah belum menakdirkannya saya akan selalu ada menjadi jembatan hijrahmu..  Menuntun mu..
Meski diri sudah ditelanjangi dan dihina ataupun difitnah saya hanya akan mendengar dan tersenyum .
Nabi muhammad ketika berdakwa di setiap langkahnya di hina oleh pamannya abu lahab ttp sabar..
Karena menghadapi mu mendekatkan ku pada rabb ku..  Dan merubah tujuanku..
Ocehan mu akan dirubaah menjadi melodi cinta
Amarah mu akan dirubah oleh penglihatanku surga
Ludahannya akan tergambar air yang mengalir..
Aib2 yang mestinya semoga menjadi amal ibadah.  Menuju surga..
Bissmillah.. 

Kamis, 08 November 2018

Dia

Dia terhebat
Kasih sepanjang hayat
Maaf tiada tara
Peluk hangat yg di damba

Oh... 
Mamah..
Malaikat tak bersayap yang selalu trgoreskan luka..
Oh...
Mamah...
Kasihku..  Belahan hidupku..
Cinta dan maaf tiada tara untk anak mu..
Doa sepanjang hembus nafasmu..
Pengorbanan trhebat selalu kau beri tanpa pamrih..
Mamah.. 
Kelak kau akan di jannah ilahi Rabi
Penghuni cercantik didalamnya..
Oh mamah..
Aku rindu...  Jgn pernah lepas kan aku dalam hangat kasih sygmu..
Oh mamah..  Pelukmu,  ciummu waktu yg hilang tanpamu aku harap dlm sela sela waktu yg hilang. 
I miss u mamamh..

Jumat, 02 November 2018

Pojok Cahaya

Laskar pangeran berkuda putih
Berpacu dengan gagah melahkah menghampiri seokor burung yang tak bersayap.. 
Bertiup cinta dan doa dalam setiap hembusan nafasnya.. 
Tak bnyak balasan yg didapat hanya kotoran dan bau unggas.. Namun ia tak pernah jenuh meski burung itu terbang.. 

Di senyap-senyap doa
Kepala menunduk,  kaki berlutut memohon ampun pada Allah yg telah memberikan cahaya mentari di lembaran hidup nya.. 
Ohhh..  
Kasih kuncup hidupku.. 
Ingin rasanya malam ini aku terbang bersama putaran waktu untuk mengulang hari kemarin bersamamu.. 
Ingin rasanya malam ini aku berbaring di pangkuanmu.. 
Meneteskan air mata pada kakimu..
Mencium aroma tubuhmu dan mendekapmu.. 
Oh...
Rabb ku kehidupanku.. 
Maafkan rasa syukurku untuk nya..  Yg tidak dapat membahagiakannya.. 
Oh, 
Puing serpihan hidupku.. Izinkan ku memulai nya kembali..  Y..  Y.. 
Engkau yg nyata untuk ku yang Tuhanku beri.. Izinkan aku berlutut mencintaimu dengan Allah diantara doa2 untk memelukmu. 

Sabtu, 06 Januari 2018

Mutiara segumpal darah

Pemberontakan dan kemarahan yang dipendam membuat langkah tak terarah, menjauhkan diri dari sang pencipta.
Jauh, jauh semakin jauh membengkokkan jalur langlah yang ditapaki tiba pada kesesatan yang nyata.

Kemarahan, kesedihan, kebingungan bergemuruh dalam ombak yang siap menerkam, sampai pada penyadaran itu hanyalah kesia-sia an.

Rasa letih melangkah mengharuskan berlutut dan tertatih, terdiam dan membisu dalam penyepian diri yang tak terjamah.
Hati yang begitu terluka, pengAbu an diri dalam tetes sebuah kebencian.

Sampai pada Tuhan menjentikkan jari, menangkap roh yang tiada arah dan tujuan itu.
Saat gumuruhan yang kotor menjadi anai yang berterbangan terganti menjadi tetes sebuah perjuangan, Segumpal mutiara.

Menyeka debu yang menempel pada tumpukan2 tak berpenghuni.
Menyerahkan diri pada sang pencipta, memadamkan amarah yang membumbung, memadamkan kobaran dendam dalam jiwa, meniup api yang berkobar, dan mencairkan kembali jiwa yang menjadi batu.

Mempercayakan Tuhan membuat jalur kembali pada jalurn yang ditapaki.
Memantapkan kembali kaki yang melangkah, dengan mutiara cinta yang tersenyum manja, hingga saat  ada penggengam tangan yang ulung  memeluk dengan cinta karena Rabb-Nya. Bukan masalalunya.

 Karena aku bukanlah penjahat
namun aku pernah terserat

Senin, 12 Juni 2017

Mencintaimu dengan Hormat


Ini bukanlah sebuah perpisahan
Ini bukanlah akhir dari sebuah kisah

Ini adalah sebuah cinta

Rasa luka, duka, ini tak dapat mengukirkan sebuah kesedihan dri sebuah perpisahan yg tidak dapat kau temui lagi ia didunia.

Biarkan kuhapus perihnya.. 
Biar ditelan pahitnya..
Untuk menyatunya dua hati di jannah Illahi..

Namun jika tidak, bukti cinta ini kan selalu ada nama mu dalam sujud akhirku, kan perluas ilmu sebagai amal yg mengalir untukmu, perdalam perjalanan ini untuk dapat mencarimu di akhirat nanti..